Noval's Blog

Blog pribadi Noval

Senin, 18 Desember 2017

Bahaya Rokok dan Penyebab Remaja Merokok

Bahaya Rokok dan Penyebab Remaja Merokok - Kita semua tahu bahwa pada masa sekarang ini banyak sekali melihat remaja merokok, mulai dari pengangguran tamat SMA/SMK, yang masih sekolah di SMA/SMK, atau masih SMP, bahkan tak jarang dan sudah biasa kita lihat anak anak SD sekalipun merokok di lingkungan sekitar kita. Hal ini membuat kita atau saya sendiri sebagai penulis sangat kecewa dengan keadaan jaman sekarang. Tak bisa saya bayangkan beberapa tahun kedepan, mungkin ada juga masih taman kanak-kanak(mungkin ya heheh). Mereka para perokok bahkan tidak menghargai orang disekitarnya yang tidak merokok, bagaimana bahaya yang akan ditimbulkan oleh rokok itu, baik bahaya untuk dia maupun bahaya yang diterima oleh orang yang tidak merokok tapi malah mereka bangga dengan mereka merokok dan menganggap orang yang tidak merokok 'Culun'. Sungguh ironi teman-teman, saya berharap melalui tulisan singkat ini bisa memberi manfaat.

bahaya-rokok-dan-penyebab-remaja-merokok
Bahaya Rokok dan Penyebab Remaja Merokok


A. Defenisi Rokok

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.
Ada dua jenis rokok, rokok yang berfilter dan tidak berfilter. Filter pada rokok terbuat dari bahan busa serabut sintetis yang berfungsi menyaring nikotin.
Bahan-bahan kimia yang terkandung pada rokok :
1.   Nikotin : menyebabkan kecanduan, merusak jaringan otak, dan dara muda menggumpal.
2. Tar : menyebabkan kerusakan pada sel paru-paru, meningkatkan produksi dahak atau lendir di paru-paru, dan dapat menyebabkan kanker paru-paru.
3. Karbon monoksida : yang dapat mengurangi jumlah oksigen yang dapat di ikat dara, dan dan mengurangi transportasi dara dalam tubuh.
4.  Zat kersinogen : dapat memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
5.  Zat iritan : dapat mengakibatkan batuk, kanker paru-paru, dan iritasi pada paru-paru.

B. Faktor Alasan Seorang Remaja Merokok

Alasan seorang remaja mulai pertamakali merokok dari berbagai penelitian antara lain:rasa ingin coba-coba, ikut-ikutan, ingin tahu enaknya rokok, sekedar ingin merasakan, agar terlihat maco, meniru orang tua, iseng, menghilangkan ketegangan, kebiasaan saja untuk pergaulan, lambing kedewasaan, mencari ispirasi. Dan alasan lainya adalah sebagai penghilang stress, penghilang jenuh, sukar melepaskan diri, pengaruh lingkungan, iseng anti mulut asam, pencuci mulut, kenikmatan.
Bagi kebanyakan pelajar , mulai merokok di sebabkan oleh dorongan lingkungan. Contohnya saja, pelajar tersebut mulai merokok karena malu hati kepada teman-temanya yang merokok,  sehingga  ia pun mulai merokok dan akhirnya kebiasaan atau kecanduan dengan rokok. Kebanyakan pelajar juga beranggapan bahwa dengan merokok dirinya merasa hebat/maco, gaya, dan di akui. Padahal jika dia tidak pandai-pandai  menjaga dirinya, rokok adalah awal terjerumusnya seseorang ke pada obat-obatan terlarang.

C. Ciri-ciri Perokok


- Bibir dan gusih menjdi hitam

- Kulit jadi hitam
- Mata merah
- Kukuh membiru
- Pipih perokok terlihat kempok
- Mudah terserang penyakit batuk
- Nafas bau
- Perokok terlihat tenang dengan asiknya mengisap rokok

D. Penyebab Remaja Merokok Antara Lain

Pengaruh Orangtua
Salah satu temuan tentang remaja perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia, dimana orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk menjadi perokok dibanding anak-anak muda yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang bahagia (Baer & Corado dalam Atkinson, Pengantar psikologi, 1999:294).
Pengaruh Teman
Berbagai fakta mengungkapkan bahwa semakin banyak remaja merokok maka semakin besar kemungkinan teman-temannya adalah perokok juga dan demikian sebaliknya. Dari fakta tersebut ada dua kemungkinan yang terjadi, pertama remaja tadi terpengaruh oleh teman-temannya atau bahkan temanteman remaja tersebut dipengaruhi oleh diri remaja tersebut yang akhirnya mereka semua menjadi perokok. Diantara remaja perokok terdapat 87% mempunyai sekurang- kurangnya satu atau lebih sahabat yang perokok begitu pula dengan remaja non perokok (Al Bachri,1991)
Faktor Kepribadian.
Orang mencoba untuk merokok karena alasan ingin tahu atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa, membebaskan diri dari kebosanan. Namun satu sifat kepribadian yang bersifat prediktif pada pengguna obat-obatan (termasuk rokok) ialah konformitas sosial. Orang yang memiliki skor tinggi pada berbagai tes konformitas sosial lebih mudah menjadi penggunadibandingkan dengan mereka yang memiliki skor yang rendah (Atkinson, 1999).
 Pengaruh Iklan.
Melihat iklan di media massa dan elektronik yang menampilkan gambaran bahwa perokok adalah lambang kejantanan atau glamour, membuat remaja seringkali terpicu untuk mengikuti perilaku seperti yang ada dalam iklan tersebut. (Mari Juniarti, Buletin RSKO, tahun IX,1991).

E. Dampak Rokok

- Bagi diri sendiri
1. Merokok lebih banyak mendatangkan kerugian dibandingkan keuntungan bagi tubuh.
2. Menimbulkan sugesti kepada diri kita, bahwa jika kita tidak merokok mulut tidak enak dan asam.
3. Rasa ingin tahu, semangat untuk belajar, dan berbagai hal positif yang ada pada diri kita hilang ketika kita menjadi seorang perokok.
- Bagi orang lain
1. Ketika kita sedang merokok, asap rokok kita adapat mengganggu orang lain dan juga menyebabkan polusi udara.
2. Menyebabkan seseorang yang dekat dengan kita menjadi perokok pasif.
3. Jika membuang puntung rokok sembarangan tanpa mematikan terlebih dahulu dapat menyebabkan kebakaran.
4. Menyebabakan menipisnya lapisan ozon.


F. Upaya Pencegahan

- Beberapa upaya yang telah di lakukan pemerintah yaitu:
- Upaya yang dilaksanakan oleh depatermen kesehatan bukan suatu kampanye anti rokok, tetapi penyuluhan tentang hubungan rokok dengan kesehatan.
- Sasaran yang ingin di jangkau adalah sasaran-sasaran terbatas, yaitu: petugas kesehatan, para pendidik, para murid sekolah, para pemuka, anak dan remaja, para wanita terutama ibu hamil.
- Kegiatan di utamakan pada pencegahan bagi yang belum merokok.
- Menanamkan pengertian tentang etika rokok.\
- Upaya yang di lakukan sekolah yaitu:
Para guru lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan dengan menyusuri tempat-tempat yang sering di jadikan tempat untuk merokok. Selain itu juga guru harus member sangsi tegas kepada siswa yang suka merokok agar siswa tersebut jerah.

Sekian dulu artikel bahaya rokok dan penyebab remaja merokok yaitu untuk menjaga kesehatan kita, agar bisa bermanfaat bagi anda dan juga saya sebagai penulis, Terima kasih sudah berkunjung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar