Bahaya Rokok dan Penyebab Remaja Merokok - Kita semua tahu bahwa pada masa sekarang ini banyak sekali melihat remaja merokok, mulai dari pengangguran tamat SMA/SMK, yang masih sekolah di SMA/SMK, atau masih SMP, bahkan tak jarang dan sudah biasa kita lihat anak anak SD sekalipun merokok di lingkungan sekitar kita. Hal ini membuat kita atau saya sendiri sebagai penulis sangat kecewa dengan keadaan jaman sekarang. Tak bisa saya bayangkan beberapa tahun kedepan, mungkin ada juga masih taman kanak-kanak(mungkin ya heheh). Mereka para perokok bahkan tidak menghargai orang disekitarnya yang tidak merokok, bagaimana bahaya yang akan ditimbulkan oleh rokok itu, baik bahaya untuk dia maupun bahaya yang diterima oleh orang yang tidak merokok tapi malah mereka bangga dengan mereka merokok dan menganggap orang yang tidak merokok 'Culun'. Sungguh ironi teman-teman, saya berharap melalui tulisan singkat ini bisa memberi manfaat.
![]() |
| Bahaya Rokok dan Penyebab Remaja Merokok |
A. Defenisi Rokok
Rokok adalah silinder
dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung
negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah
dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar
asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.
Ada dua jenis rokok,
rokok yang berfilter dan tidak berfilter. Filter pada rokok terbuat dari bahan
busa serabut sintetis yang berfungsi menyaring nikotin.
Bahan-bahan kimia yang
terkandung pada rokok :
1. Nikotin : menyebabkan kecanduan, merusak jaringan otak, dan dara muda
menggumpal.
2. Tar : menyebabkan kerusakan pada sel paru-paru, meningkatkan produksi
dahak atau lendir di paru-paru, dan dapat menyebabkan kanker paru-paru.
3. Karbon monoksida : yang dapat mengurangi jumlah oksigen yang dapat di
ikat dara, dan dan mengurangi transportasi dara dalam tubuh.
4. Zat kersinogen : dapat memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
5. Zat iritan : dapat mengakibatkan batuk, kanker paru-paru, dan iritasi pada paru-paru.
4. Zat kersinogen : dapat memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
5. Zat iritan : dapat mengakibatkan batuk, kanker paru-paru, dan iritasi pada paru-paru.
B. Faktor Alasan Seorang Remaja Merokok
Alasan seorang remaja
mulai pertamakali merokok dari berbagai penelitian antara lain:rasa ingin
coba-coba, ikut-ikutan, ingin tahu enaknya rokok, sekedar ingin merasakan, agar
terlihat maco, meniru orang tua, iseng, menghilangkan ketegangan, kebiasaan
saja untuk pergaulan, lambing kedewasaan, mencari ispirasi. Dan alasan lainya
adalah sebagai penghilang stress, penghilang jenuh, sukar melepaskan diri,
pengaruh lingkungan, iseng anti mulut asam, pencuci mulut, kenikmatan.
Bagi kebanyakan pelajar ,
mulai merokok di sebabkan oleh dorongan lingkungan. Contohnya saja, pelajar
tersebut mulai merokok karena malu hati kepada teman-temanya yang
merokok, sehingga ia pun mulai merokok dan akhirnya kebiasaan atau
kecanduan dengan rokok. Kebanyakan pelajar juga beranggapan bahwa dengan
merokok dirinya merasa hebat/maco, gaya, dan di akui. Padahal jika dia tidak
pandai-pandai menjaga dirinya, rokok adalah awal terjerumusnya seseorang
ke pada obat-obatan terlarang.C. Ciri-ciri Perokok
- Bibir dan gusih menjdi hitam
- Kulit jadi hitam
- Mata merah
- Kukuh membiru
- Pipih perokok terlihat kempok
- Mudah terserang penyakit batuk
- Nafas bau
- Perokok terlihat tenang
dengan asiknya mengisap rokokD. Penyebab Remaja Merokok Antara Lain
Pengaruh Orangtua
Salah satu temuan
tentang remaja perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah
tangga yang tidak bahagia, dimana orang tua tidak begitu memperhatikan
anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk menjadi
perokok dibanding anak-anak muda yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang
bahagia (Baer & Corado dalam Atkinson, Pengantar psikologi, 1999:294).
Pengaruh Teman
Berbagai fakta
mengungkapkan bahwa semakin banyak remaja merokok maka semakin besar
kemungkinan teman-temannya adalah perokok juga dan demikian sebaliknya. Dari
fakta tersebut ada dua kemungkinan yang terjadi, pertama remaja tadi
terpengaruh oleh teman-temannya atau bahkan temanteman remaja tersebut dipengaruhi
oleh diri remaja tersebut yang akhirnya mereka semua menjadi perokok. Diantara
remaja perokok terdapat 87% mempunyai sekurang- kurangnya satu atau lebih
sahabat yang perokok begitu pula dengan remaja non perokok (Al Bachri,1991)
Faktor Kepribadian.
Orang mencoba untuk
merokok karena alasan ingin tahu atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit
fisik atau jiwa, membebaskan diri dari kebosanan. Namun satu sifat kepribadian
yang bersifat prediktif pada pengguna obat-obatan (termasuk rokok) ialah konformitas
sosial. Orang yang memiliki skor tinggi pada berbagai tes konformitas sosial
lebih mudah menjadi penggunadibandingkan dengan mereka yang memiliki skor yang
rendah (Atkinson, 1999).
Pengaruh Iklan.
Melihat iklan di media massa
dan elektronik yang menampilkan gambaran bahwa perokok adalah lambang
kejantanan atau glamour, membuat remaja seringkali terpicu untuk mengikuti
perilaku seperti yang ada dalam iklan tersebut. (Mari Juniarti, Buletin RSKO,
tahun IX,1991).E. Dampak Rokok
- Bagi diri sendiri
1. Merokok lebih banyak mendatangkan kerugian dibandingkan keuntungan bagi
tubuh.
2. Menimbulkan sugesti kepada diri kita, bahwa jika kita tidak merokok
mulut tidak enak dan asam.
3. Rasa ingin tahu, semangat untuk belajar, dan berbagai hal positif yang ada
pada diri kita hilang ketika kita menjadi seorang perokok.
- Bagi orang lain
1. Ketika kita sedang merokok, asap rokok kita adapat mengganggu orang lain
dan juga menyebabkan polusi udara.
2. Menyebabkan seseorang yang dekat dengan kita menjadi perokok pasif.
3. Jika membuang puntung rokok sembarangan tanpa mematikan terlebih dahulu
dapat menyebabkan kebakaran.
4. Menyebabakan menipisnya lapisan ozon.
F. Upaya Pencegahan
- Beberapa upaya yang telah di lakukan
pemerintah yaitu:
- Upaya yang dilaksanakan oleh depatermen
kesehatan bukan suatu kampanye anti rokok, tetapi penyuluhan tentang hubungan
rokok dengan kesehatan.
- Sasaran yang ingin di jangkau adalah
sasaran-sasaran terbatas, yaitu: petugas kesehatan, para pendidik, para murid
sekolah, para pemuka, anak dan remaja, para wanita terutama ibu hamil.
- Kegiatan di utamakan pada pencegahan
bagi yang belum merokok.
- Menanamkan pengertian tentang etika
rokok.\
- Upaya yang di lakukan sekolah yaitu:
Para guru lebih ketat
lagi dalam melakukan pengawasan dengan menyusuri tempat-tempat yang sering di
jadikan tempat untuk merokok. Selain itu juga guru harus member sangsi tegas
kepada siswa yang suka merokok agar siswa tersebut jerah.
Sekian dulu artikel bahaya rokok dan penyebab remaja merokok yaitu untuk menjaga kesehatan kita, agar bisa bermanfaat bagi anda dan juga saya sebagai penulis, Terima kasih sudah berkunjung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar